Pages

Kamis, 01 Juni 2017

Tadarus Al-Qur'an

Posted by Unknown  |  at  Juni 01, 2017




Hikmah dan manfaat tadarus al qur'an di bulan ramadhan - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tadarus artinya membaca kitab suci al-qur’an secara bersama-sama di masjid atau musholla pada bulan ramadhan. Tadarus al-qur’an adalah salah satu ibadah yang paling utama di bulan ramadhan selain berpuasa di siang harinya dan solat tarawih pada malamnya. Banyak sekali manfaat yang kita dapat dari tadarus al-qur’an, berikut diantaranya :

1. Pahala yang semakin dilipat gandakan
Di bulan suci ramadhan semua amal ibadah yang dikerjakan manusia akan dilipat gandakan oleh Allah SWT. Termasuk membaca al-qur’an. Tak hanya membaca,  bahkan hanya mendengar dan  melihatnyapun kita akan diganjar pahala oleh Allah SWT. Jika kita sedang tadarus al-qur’an itu artiya kita sudah menjalankan semuanya. Satu huruf saja kita membaca al-qur’an, itu akan diganjar sepuluh kebaikan oleh Allah SWT. Sekarang coba kita bayangkan berapa huruf sudah kita membacanya saat tadarus al-qur’an. Semoga itu semua terhitung sebagai amal ibadah kita amin.

2. Silaturrahmi dengan kerabat
Saat kita tadarusan di masjid atau mushalla, kita juga telah menyambung silaturrahmi dengan masyarakat, kerabat dan handaitolan yang ada disekitar rumah kita. Dengan begitu kita telah memperkuat ukhwah persaudaraan kita sebagai umat muslim.

3. Beribadah sambil rekreasi
Dengan bertemu dan saling berbagi cerita dengan teman – teman saat tadarusan itu juga bermanfaat untuk mengatasi stres dengan pekerjaan yang telah kita jalani disiang harinya. Dengan begitu selain menjalankan ibadah, tadarus al-qur’an  juga punya hikmah sebagai sarana rekreasi menghilangkan stres bagi kita.

4. Menambah ilmu membaca al-qur’an
Tentunya dalam tadarus al-qur’an kita bisa bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat, para ustadz-ustadz, dan kiyai-kiyai yang ada di lingkungan tempat tinggal kita yang tentunya juga punya pengetahuan yang lebih mendalam tentang bagaimana membaca al-qur’an dengan baik dan benar. Dengan mengaji bersama beliau – beliau kita tentunya secara tidak sengaja juga akan diajarkan. Dengan begitu pengetahuan kita tentang tatacara membaca al-qur’an atau ilmu tajwid kita akan semakin bertambah.

5. Belajar tentang sikap terbuka dalam masyarakat
Saat kita saling menyimak dalam tadarusan itu juga punyai nilai tersendiri yang patut kita ambil hikmahnya. Yaitu keterbukaan dalam bermasyarakat. Dalam menjalani kehidupan bermasyarakat tentunya tidak lepas dari persoalan-persoalan yang amat banyak. Dari mulai yang sepele hingga yang amat rumit sekali. Dalam bergaul dalam masyarakat juga tentunya masing-masing  kita, tidak lepas dari khilaf dan salah.

Tagged as:
About the Author

Write admin description here..

0 komentar:

Follow us

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Cari Blog Ini

Popular Posts

Become our Fan

Pages - Menu

back to top